Jakarta: PDI Perjuangan tak terima diultimatum Tim pemenangan Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama terkait sikap PDIP di Pilkada DKI. Tim pemenangan Ahok tak berhak mengatur partainya.
"Enggak ada yang mengatur PDIP selain aturan main organisasi. Siapa sih tim pemenangan (mereka)," kata
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Rabu (14/9/2016).
Baca juga
* Cagub DKI dari PDIP Berpeluang Ikut Pilpres 2019
* Belasan Organisasi & Komunitas Bentuk Relawan Cinta Ahok
* Hari Ini Risma Temui Megawati Sukarnoputri
* Brandconnect Fi Asia 2016, Tingkatkan Laju Perdagangan Internasional dan Jaringan Bisnis Industri Makanan-Minuman
Andreas mempersilakan tiga partai pendukung Ahok mengumumkan pasangan calon tanpa menunggu PDIP. Namun, bila Ahok tetap ingin disandingkan dengan kader PDIP, Djarot Saiful Hidayat, tim pemenangan mereka harus bersabar.
"Kalau pingin Ahok-Djarot, ya jangan ngatur-ngatur PDIP," ujar Andreas.
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: MI/Panca)
Andreas pun enggan membocorkan arah dan sikap PDIP di Pilkada DKI. Pihaknya akan merahasiakan itu hingga jatuh tempo penutupan pendaftaran pada 23 September.
Sebelumnya, Tim pemenangan Ahok mengultimatum PDI Perjuangan (PDIP) hingga akhir pekan ini untuk menentukan sikap di Pilkada DKI 2017. Sebab, tiga partai pendukung Ahok segera mendeklarasikan pasangan calon yang akan diusung.
Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok, Miryam S. Haryani, mengatakan, pihaknya masih memberi ruang bagi PDIP apakah mau bergabung atau tidak. Pihaknya bersama ketiga parpol berencana mengumumkan pasangan calon yang akan diusung pekan ini.
"Kami menunggu proses dari PDIP. Insya Allah, minggu ini semua final, karena tanggal 19 harus sudah selesai semua," kata Miryam kepada Media Indonesia, Rabu (14/9/2016).
0 comments:
Post a Comment